Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Kebumen Gelar Aksi Nyata untuk Iklim di Pantai Logending
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Kebumen Gelar Aksi Nyata untuk Iklim di Pantai Logending
Saatnya Bekerja untuk Iklim!
Pemerintah Kabupaten Kebumen bersama Forkopimda Kabupaten Kebumen, Instansi Vertikal, Perum Perhutani KPH Kedu Selatan, BPDAS Serayu Opak Progo Yogyakarta, Pos TNI AL Logending, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VIII, PT. Borneo Indo Bara (BIB), PT. Hutan Rindang Banua (RHB), Yayasan Gajah Sumatera (YAGASU), OPD se-Kabupaten Kebumen, Kelompok Tani Hutan (KTH) Pansela Desa Ayah, Saka Kalpataru Kebumen, serta seluruh pegiat lingkungan melaksanakan rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Kebumen Tahun 2026 di Pantai Logending, Kecamatan Ayah, pada Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan ini mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim” sebagai ajakan untuk bergerak bersama menghadapi tantangan perubahan iklim melalui aksi nyata dan kolaborasi lintas sektor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Bersama yang diikuti sekitar 380 peserta dengan balutan kaos putih sebagai simbol semangat dan kesatuan dalam menjaga lingkungan. Selanjutnya dilakukan penyerahan bantuan bibit tanaman dari PT. BIB, PT. RHB, dan YAGASU kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen sebanyak 1.850 batang, terdiri dari Rhizophora, Kelapa Genjah Entog, Cemara Laut, Nyamplung, Ketapang, Mangga Kiojay, dan Jambu Deli Madu. Bibit-bibit tersebut menjadi investasi ekologis untuk mendukung rehabilitasi kawasan pesisir dan peningkatan tutupan vegetasi di Kabupaten Kebumen.
Sebagai bentuk aksi nyata, para tamu undangan VIP melaksanakan penanaman pohon secara serentak yang dilanjutkan dengan kegiatan korve dan penimbangan sampah di kawasan muara Sungai Ijo. Kegiatan kemudian ditutup dengan telekonferensi melalui Zoom Meeting bersama Gubernur Jawa Tengah sebagai bagian dari gerakan serentak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen menekankan pentingnya membangun budaya pemilahan sampah dari sumbernya sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Bupati juga menyampaikan dukungan penuh terhadap Program Mageri Segoro yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya bersama menjaga kawasan pesisir, laut, dan ekosistem pantai dari ancaman kerusakan lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun pada peringatan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mengimplementasikan Gerakan Nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, lestari, dan nyaman bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.
Mari terus bergerak, berkolaborasi, dan mengambil aksi nyata untuk lingkungan hidup yang lebih baik!
#NowforClimate #BeraksiuntukIklim #HLH2026
#KebumenLestari #KebumenBerdaya
