Paus Sperma Kerdil Terdampar dan Mati di Pantai Tanggulangin
Paus Sperma Kerdil Terdampar dan Mati di Pantai Tanggulangin
KEBUMEN - Seekor Paus Sperma Kerdil (Kogia breviceps) ditemukan terdampar di Pantai Tanggulangin pada Minggu, 2 November 2025. Mamalia laut sepanjang 2,8 meter dengan keliling perut 1,2 meter ini pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat.
Saat ditemukan, paus tersebut masih dalam kondisi hidup. Hal ini mendorong upaya penyelamatan heroik dari warga dan nelayan untuk mendorongnya kembali ke laut lepas. Namun, upaya penyelamatan itu gagal. Paus tersebut kembali terdampar dan ditemukan mati pada keesokan harinya, Senin, 3 November 2025.
Hingga kini, penyebab pasti terdamparnya paus tersebut belum diketahui.
Menanggapi kejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan (DLHKP) segera mengambil tindakan pada hari Senin tersebut. Setelah melakukan identifikasi dan pengukuran bangkai, paus tersebut dikuburkan di lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sesuai dengan prosedur penanganan mamalia laut terdampar.
