Pembangunan Gedung Pertemuan dan Kamar Mandi TPI Tanggulangin Dimulai, DLHKP Bersama Penyedia Jasa Melakukan PCM dan Mutual Check Awal
Pembangunan Gedung Pertemuan dan Kamar Mandi TPI Tanggulangin Dimulai, DLHKP Bersama Penyedia Jasa Melakukan PCM dan Mutual Check Awal
KEBUMEN - (8/10) Pada hari ini, Rabu 8 Oktober 2025, bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanggulangin Kecamatan Klrong, telah dilaksanakan kegiatan Pre Construction Meeting (PCM) dan Mutual Check Awal dalam rangka Pembangunan Gedung Pertemuan dan Kamar Mandi TPI.
Kegiatan ini dihadiri oleh:
Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kebumen
Konsultan Perencana dan Konsultan Pengawas;
Pihak Penyedia Jasa Konstruksi (Kontraktor Pelaksana);
Tim Teknis dari DPU PR dan Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Kebumen
Unsur pemerintah desa dan pengelola TPI setempat.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi, memahami ruang lingkup pekerjaan, serta memastikan kesiapan seluruh pihak sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai. Dalam kegiatan Pre Construction Meeting, dibahas beberapa hal penting antara lain:
Rencana pelaksanaan pekerjaan, termasuk jadwal waktu (time schedule), metode kerja, dan pembagian tanggung jawab antar pihak;
Kesiapan administrasi dan teknis lapangan, seperti dokumen kontrak, perizinan, serta ketersediaan material dan tenaga kerja;
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama proses pembangunan; serta
Koordinasi lapangan antara pihak pelaksana, pengawas, dan pengguna jasa agar pekerjaan berjalan lancar sesuai spesifikasi teknis dan mutu yang diharapkan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Mutual Check Awal (MC-0), yaitu pemeriksaan Bersama terhadap kondisi eksisting lokasi pekerjaan. Pemeriksaan ini meliputi:
Pengukuran batas area kerja,
Titik nol (0) koordinat, elevasi, dan batas bangunan,
Kondisi lahan eksisting, serta
Pencatatan data awal yang akan menjadi acuan pelaksanaan dan pembayaran pekerjaan selanjutnya.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, pelaksanaan pembangunan dapat berjalan tertib, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, sehingga fasilitas yang dibangun nantinya dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat nelayan dan seluruh pengguna TPI.
