Monitoring Aktivitas Perikanan Tangkap dan Fasilitasi Pembentukan KUB di Ayam Putih
Monitoring Aktivitas Perikanan Tangkap dan Fasilitasi Pembentukan KUB di Ayam Putih
KEBUMEN – Guna mengoptimalkan potensi sumber daya laut dan meningkatkan perekonomian nelayan lokal, Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan (DLHKP) Bidang Perikanan Tangkap menggelar pembinaan sekaligus pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Pantai Happy, Desa Ayam Putih, Kecamatan Buluspesantren.
Kepala Desa Ayam Putih dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama ini aktivitas penangkapan ikan kebanyakan dilakukan oleh warga dari Tanggulangin. Pihaknya berharap warga Desa Ayam Putih dapat meniru dan memiliki harapan yang sama seperti wilayah Tanggulangin dalam pemanfaatan potensi perikanan. Oleh karena itu, diperlukan bimbingan dari Dinas, salah satunya melalui arahan pembentukan kelompok nelayan. Dengan adanya kelompok ini, diharapkan aktivitas nelayan di Pantai Happy bisa berkembang dan bermuara pada keaktifan kegiatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Menanggapi antusiasme tersebut, Tim DLHKP Bidang Perikanan Tangkap menjelaskan bahwa pembentukan KUB merupakan langkah strategis yang mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2024 tentang Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Pelaku Usaha dan Pelaku Pendukung Sektor Kelautan dan Perikanan. Melalui KUB, nelayan tidak hanya memiliki wadah kerja sama dan media belajar alat tangkap, tetapi juga mendapatkan kemudahan akses pembinaan serta penyaluran program bantuan dari pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut, disepakati pembentukan dua KUB baru, yakni KUB Mina Happy Lestari yang diketuai oleh Saryono, dan KUB Mina Happy Jaya yang diketuai oleh Ngadimin. Masing-masing kelompok beranggotakan 12 orang.
Pihak Dinas bersama Penyuluh Perikanan menyatakan siap mendampingi proses administrasi kelompok. Para nelayan juga diimbau untuk segera menghubungi penyuluh guna pembuatan Kartu KUSUKA, mengingat kartu tersebut menjadi syarat wajib untuk mengikuti program asuransi nelayan dari pemerintah yang pendaftarannya akan ditutup pada akhir bulan ini.
