Tingkatkan Kesiapsiagaan, Yayasan Sealife Indonesia Gandeng DLHKP Kebumen Gelar Pelatihan Penanganan Hiu Paus dan Biota Laut Terdampar
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Yayasan Sealife Indonesia Gandeng DLHKP Kebumen Gelar Pelatihan Penanganan Hiu Paus dan Biota Laut Terdampar
Kebumen – Yayasan Sealife Indonesia menggandeng Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kabupaten Kebumen serta sejumlah instansi dan unsur terkait dalam menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Hiu Paus dan Biota Laut Terdampar yang berlangsung selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Logending, Kabupaten Kebumen.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, instansi teknis, dokter hewan, nelayan, kelompok masyarakat, relawan, komunitas, pengelola wisata, hingga unsur terkait lainnya.
Pelatihan diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan para pihak dalam merespons kejadian biota laut terdampar, khususnya Hiu Paus ( Rhincodon typus) yang merupakan salah satu jenis biota laut yang dilindungi.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan melalui penyampaian materi, diskusi, serta praktik lapangan mengenai penanganan awal dan evakuasi biota laut terdampar. Materi pelatihan menekankan pentingnya keselamatan manusia, kesejahteraan satwa, serta ketepatan dalam penerapan prosedur penanganan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan biota laut terdampar. Melalui penguatan jejaring respons cepat (quick response), diharapkan setiap kejadian biota laut terdampar di wilayah pesisir Kebumen dapat ditangani secara cepat, tepat, aman, dan terkoordinasi.
Kolaborasi antara Yayasan Sealife Indonesia, DLHKP Kabupaten Kebumen, serta berbagai instansi dan unsur terkait diharapkan dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian biota laut dan ekosistem pesisir di Kabupaten Kebumen.
Bersama menjaga kelestarian biota laut, bersama menjaga ekosistem pesisir Kebumen.
