Selamatan Nelayan dan Bakul Pelabuhan Perikanan Pantai Logending, Merawat Tradisi dan Wujud Syukur Masyarakat Pesisir
Selamatan Nelayan dan Bakul Pelabuhan Perikanan Pantai Logending, Merawat Tradisi dan Wujud Syukur Masyarakat Pesisir
AYAH – Suasana meriah mewarnai kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Selasa (15/9/2026). Nelayan, bakul, dan masyarakat setempat berkumpul dalam acara Selamatan Nelayan dan Bakul Pelabuhan Perikanan Pantai Logending sebagai wujud rasa syukur atas hasil laut sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat pesisir.
Kegiatan berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian acara yang melibatkan masyarakat. Pertunjukan kesenian tradisional Kuda Lumping turut memeriahkan suasana, disaksikan oleh warga yang memadati lokasi kegiatan. Kemeriahan tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan masyarakat pesisir dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Salah satu rangkaian yang menjadi perhatian adalah tradisi larung jolen. Sejumlah jolen dengan bentuk jolen berisi aneka hasil bumi, jajanan tradisional, tumpeng, lauk-pauk, serta sesaji yang beragam dipersiapkan untuk mengikuti prosesi larung. Jolen yang dihias secara menarik tersebut menjadi bagian dari ekspresi budaya masyarakat pesisir sekaligus memperlihatkan kekayaan tradisi lokal yang masih terus dipertahankan.
Tradisi selamatan nelayan dan larung jolen menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengungkapkan rasa syukur atas limpahan hasil laut dan keberlangsungan aktivitas perikanan. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menjaga hubungan sosial dan gotong royong di tengah masyarakat nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kabupaten Kebumen turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat pesisir sekaligus upaya menjaga keberlangsungan tradisi dan kearifan lokal yang tumbuh di kawasan pesisir Kebumen.
Melalui kegiatan tersebut, semangat menjaga budaya lokal berjalan beriringan dengan kehidupan masyarakat pesisir yang menggantungkan penghidupannya pada sumber daya laut. Selamatan nelayan dan bakul pun tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya merawat kebersamaan, rasa syukur, serta warisan budaya masyarakat pesisir Kabupaten Kebumen.
